Kesiapan sumberdaya manusia dalam pemanfaatan TIK untuk program PLS haruslah sejalan dengan kemajuan teknologi atau kebutuhan sumberdaya manusia tersebut karen akalau tidak pengelolaan program tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Namun pengelola program dengan menggunakan TIK haruslah mempunyai skill atau keahlian khusus dalam perencanaan, pemanfaatan, dan evaluasi sehingga apa yang dicapainya terwujud.
Nah, suatu Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini sudah tidak diragukan lagi keberadaannya sehingga kita dapat mendukung sisitem operasional layanan sistem berbasis Teknologi secara optimal. Untuk itu dituntut adanya suatu keberadaan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, yang dapat memenuhi kualifikasi sesuai kebutuhan pemanfaatan TIK. Pada era saat ini, bidang TIK bukanlah suatu bidang yang baru, Sumber Daya Manusia yang dapat terserap pada bidang ini pun tidaklah sedikit.
Keberterimaan warga belajar terhadap TIK dala program PLS adalah sangat membantu warga belajar dalam suatu program, karena seiring jalannya waktu TIK, semakin berkembang, jadi warga belajar sangat menerima atas kehadirannya TIK yang sangat membantu atau menunjang dalam suatu proses pencapaian tujuan warga belajar tersebut. Melalui pemanfaatan TIK kita dapat meningkatkan mutu pendidikan, yaitu dengan cara membuka lebar-lebar terhadap akses ilmu pengetahuan dan penyelenggaraan pendidikan bermutu. Sistem TIK memberikan jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efesien terhadap penyebarluasan informasi ke berbagai pnjuru dunia.
Berdasarkan dari berbagai sumber yang dapat disimpulkan bahwa Sumber Daya Manusia adalah manusia yang bekerja di suatu lingkungan organisasi dengan menggunakan potensi fisik dan psikis yang dimilikinya secara maksimal bagi pencapaian dari tujuan organisasi. Sedangkan TIK menurut berbagai sumber merupakan pengguna sistem komputer dan telekomunikasi untuk menyimpan, memproses, menganalisa, mengambil dan mengirim informasi. Kemudian pengertian Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi sendiri berdasarkan panduan pengukuran aktivitas sains khususnya dalam Canberra manual (bagian dari dokumen OECD) yaitu dua dimensi dari qualifikasi dan pekerjaan.
Dalam suatu penggunaan atau pemanfaatan TIK dalam program PLS tidak terlepas dari peranan sumberdaya manusia sebagai pengelolanya. Seorang sumberdaya manusia sangatlah memiliki peranan penting dalam pengelolanya. Seorang sumberdaya manusia sangatlah memiliki peranan penting dalam pengelolaannya, baikitu dalam proses perancangan, pemanfaatan, maupun evaluasi. Oleh karena itu, kesiapan dari sumberdaya manusia dalam pengelolaan TIK sangat diperlukan, agar suatu tujuan dapat tercapai dengan efektif dan efisien.
Sebagai suatu tenaga pendidik dalam pendidikan luar sekolah tentunya harus siap dan mampu memanfaatkan TIK sebagai salah satu media pembelajaran masyarakat. Misalnya pembelajaran kejar paket C berbasis ICT produk dari pada program pembelajaran paket C berbaisis ICT yaitu aplikasi pembelajaran paket C berbasis web, peserta didik hanya mendaftar melalui internet dan tak perlu datang secara langsung ke penyelenggara. Pembelajaran juga melalui internet dan seluruh modul-modul dapat di download. Dan pada dasarnya dalam penerapan setiap setiap program PLS dapat pada era teknologi saat ini haruslah berorientasi pada perkembangan teknologi karena hal ini adalah kebutuhan masyarakat secara keseluruhan. Sebagai pendidik di PLS kita harus mahir dalam menggunakan TIK dalam pembelajaran. Dalam pengelolaan program yang telah direncanakan kita harus mempertimbangkan keefektifan program kita dan respon dari pengguna nantinya.
Penulis sangat membutuhkan masukan dan saran untuk menambah kesempurnaan posting kali ini, untuk itu dimohon kepada para pembaca, jika ada kekeliruan dari postingan saya kali ini, harap memberikan masukkan dan saran di kolom komentar dan saling berbagi pengetahuan.
Semoga bermanfaat, Terimakasi 😊
👍👍
BalasHapus